Wednesday, November 18, 2015

Madrasah Anti Korupsi Pemuda Muhammadiyah



Bahaya laten korupsi dirasakan semakin menggurita di Negeri tercinta Indonesia. Korupsi mencengkeram di berbagai lini dan bidang kehidupan masyarakat Indonesia, meskipun telah dibuat berbagai macam strategi dan berbagai macam regulasi yang sangat ketat.


Muhammadiyah, khususnya Pimpinan Pemuda Muhammadiyah merasa perlu adanya sebuah pendekatan lain yang dimungkinan lebih memberikan dampak positif terhadap masyarakat. Regulasi yang telah ada selama ini dianggap hanya bersifat pragmatif dan jangka pendek. Pendekatan yang memilliki jangka yang panjang sangat diperlukan untuk melahirkan generasi anti korupsi, sehingga pada saatnya nanti tidak dilelahkan dengan tindakan-tindakan pragmatif korupsi yang terjadi. Karena budaya anti korupsi sudah menjiwai rakyat Indonesia.
Sebagai wujud penolakan terhadap maraknya budaya korupsi, maka Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah pada ahad 15 November 2015 mendeklarasikan gerakan Pemuda Muhammadiyah Berjamaah Lawan  Korupsi dengan mengadakan Madrasah Anti Korupsi (MAK) Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah dan Satgas Anti Korupsi Pemuda Muhammadiyah, bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa korupsi harus kita lawan dengan berjamaah dan harus dimulai dari diri sendiri. Diperlukan sebuah kurikulum yang tepat sehingga dapat melahirkan generasi baru yang anti korupsi.




0 comments:

Post a Comment

KAOS DAKWAH

Featured Post

Perjalanan Meraih 1000 Dolar dari Shutterstock

Apa itu Shutterstock? Bagi yang belum pernah mendengarnya, mungkin pertanyaan itu yang akan pertama kali muncul di benak ketika membaca jud...

Popular Posts

Blog Archive